Senin 30 April 2018, 11:20 WIB
Kanavino Ahmad Rizqo – detikNews
Jakarta - 30 ribu
massa buruh akan melakukan unjuk rasa di hari buruh atau May Day pada Selasa, 1
Mei 2018. Ada sejumlah titik lokasi penyampaian pendapat yang akan berlangsung
di Jakarta.
"Jadi jam 10.00 WIB sampai jam 18.00 WIB. Itu sasarannya untuk kegiatan penyampaian pendapat di Istana Negara dan di Istora Senayan dan di Balai Kota dan ada juga Kemenakertrans dan di Gedung DPR/MPR," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (30/4/2018).
Argo menerangkan, massa yang mengikuti kegiatan May
Day berasal dari berbagai elemen serikat buruh.Tema yang diusung dalam
May Day kali ini adalah buruh ingin menghentikan hegemoni korporasi dan
mewujudkan kesejahteraan rakyat.
"Pesertanya ada dari
beberapa elemen serikat buruh. Seperti ada beberapa elemen KSPI, FSPMI,
kemudian KSBSI dan KSPSI, KASPI, FBR dan temanya adalah hentikan keserakahan
dan hegemoni korporasi dan wujudkan kesejahteraan rakyat," tutur dia.
Dia menjelaskan, ada beberapa tuntutan yang akan disampaikan oleh massa. Mulai dari tuntutan penurunan harga tarif listrik hingga memilih presiden yang pro buruh. "Tuntutannya turunkan harga tarif listrik, cabut PP 78 dan pilih presiden yang pro buruh," ucap Argo.
Selain di Jakarta, massa
buruh juga akan menyampaikan pendapatnya di beberapa kota dan kabupaten
penyangga Ibu Kota. Sebanyak 20 ribu personel Polri siap mengamankan unjuk rasa
tersebut. "Dari data intelejen yang kita dapatkan massa akan ke Jakarta
antara 25 -30 ribu. Dari kegiatan ini, akan kita amankan sebanyak 20 ribu
personel Polri," papar dia.
(knv/bag)
(knv/bag)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar